Sablon DTG Terdekat

abyad apparel pro – Industri percetakan tekstil digital telah mengalami pertumbuhan pesat semenjak dasa warsa terakhir karena semakin poly pengguna beralih ke digitalisasi pencetakan tekstil.

Sablon DTG Terdekat

Penggunaan printer digital memungkinkan seseorang buat melakukan bisnis sablon jenis DTF dengan aspek kemudahan, kesederhanaan, kinerja kain, konsistensi, & yang paling penting aneka macam macam warna dalam tekstil tercampur menggunakan baik. Hal ini menciptakan semua proses bisa diandalkan dan ekonomis biayasecara holistik. Ada beberapa proses yg berada pada bawah payung pencetakan tekstil secara digital. Pada artikel ini, kita akan membahas proses pencetakan DTF (Direct to Film)
Proses DTF sangat sederhana dalam cara kerjanya. Persis misalnya namanya, yakni ‘mencetak dalam film dan pribadi mentransfer ke kain’. Faktor paling menonjol yang menciptakan proses pengerjaan ini layak digunakan oleh poly orang adalah kebebasan buat memilih hampir semua jenis kain. Baik itu jenis poliester, katun, sutra, atau serat sintetis misalnya rayon atau terrycot. Dalam proses pencetakan DTF pasti akan memberikan kepuasan hasil pada mereka.
Persyaratan indera dan bahan buat cetak dengan printer mesin DTF nir menuntut investasi akbar berdasarkan pengguna. Baik itu seorang yang saat ini terlibat pada keliru satu proses sablon tekstil digital yg lain juga orang yang ingin beralih ke sablon menggunakan DTF sebagai perpanjangan usaha. Bahkan jika engkaumerupakan seorang yang ingin menjelajah ke pencetakan tekstil digital mampu pada mulai dengan DTF, proses tersebut untuk menyiapkan indera & bahannya nir terlalu sulit. Adapun alat dan bahan-bahan yg pada perlukan untuk sablon dengan cara DTF yakni sebagai berikut:Direct to Film Printer
Printer ini acapkali pada sebut DTF printer Modified. Printer ini sebagian besaradalah printer tangki tinta 6 rona dasar misalnya Epson L800, L805, & L1800 atau jenis yg serupa. Alasan seri printer ini dipilih merupakan karena printer tadi bekerja menggunakan 6 rona. Hal ini akan menaruh kemudahan pengoperasian karena tinta CMYK DTF dapat masuk ke tangki CMYK standar. Pada dasarnya tangki LC & LM printer dapat diisi menggunakan tinta DTF Putih. Hal yg sama juga berlaku buat rol yg dipakai untuk menggeser page dihilangkan menggunakan tujuan mencegah keluarnya ‘lapisan’ pada lapisan putih yg di cetak pada film DTF.Kertas Film
Film PET dipakai dalam proses pencetakan DTF. Film-film ini tidak sama berdasarkan yang digunakan dalam sablon. Jenis PET DTF memiliki ketebalan sekitar 0.75mm dan karakteristik transfer yg lebih baik. Dalam bahasa pasar, jenis ini tak jarang di sebut sebagai Film Transfer DTF. Film DTF tersedia dalam bentuk Potongan Lembar (bisa dipakai buat penggunaan skala kecil) dan Gulungan (dipakai menggunakan skala industri akbar). Selain itu masih ada penjabaran lain menurut film PET berdasarkan dalam jenis pengelupasan yang pada kerjakan selesainya proses transfer sablon. Berdasarkan suhu, film tersebut dapat berupa film jenis kulit panas atau film jenis kulit dingin.Software
Software adalah bagian krusial dari proses. Karakteristik cetak, kinerja warna tinta, dan kinerja cetak akhir pada kain selesainya transfer sangat ditentukan oleh software yg dipakai. Untuk DTF, di perlukan software RIP khusus yang bisa menangani CMYK dan warna putih. Profil rona, level tinta, ukuran tetesan, dan faktor lain yg berkontribusi dalam output cetak yg dioptimalkan semuanya diatur sang perangkat lunak DTF printer Printing.Bubuk perekat panas
Bubuk cetak DTF berwarna putih & berfungsi menjadi bahan perekat yang mengikat pigmen berwarna pada cetakan serat pada kain sablon. Ada nilai berbeda berdasarkan serbuk lelehan panas DTF yang ditentukan dalam mikron. Kelas yg sinkron harus dipilih dari kebutuhan yg akan digunakan sang pemilik sablon.Mix Serbuk Otomatis
Mixer Serbuk Otomatis dipakai dalam pengaturan DTF komersial buat mengaplikasikan serbuk secara merata dan pula buat menghilangkan kelebihan serbuk di proses sablon.Curing Oven
Curing panggang dalam dasarnya adalah panggang industri kecil yang digunakan untuk melelehkan bubuk lelehan panas yang pada aplikasikan pada atas film transfer. Sebagai alternatif, mesin press panas juga bisa digunakan buat melakukan ini namun harus dipakai pada mode tanpa kontak.Mesin spesifik Heat Press
Mesin heatpress digunakan terutama buat mentransfer dan mencetak gambar yang di telah di buat pada film ke kain. Ini juga bisa dipakai buat memanaskan serbuk lelehan panas pada film DTF. Metode DTF printing ini dinyatakan dalam proses yang dijelaskan sebagai berikut:
Langkah Pembuatan Sablon dengan DTF
Pertama, masukkan film PET ke pada baki printer DTF. Selanjutnya cetak semua gambar dalam warna putih dalam film PET. Setelah ini, dengan menggunakan pengaturan warna yg sinkron di printer, cetak gambar yg pada perlukan pada lapisan gambar putih. Hal krusial yang perlu diingat merupakan bahwa cetakan pada film wajibadalah output desain dari gambar sebenarnya akan muncul pada kain.
Langkah ini merupakan aplikasi serbuk panas meleleh pada film yang mempunyai gambar tercetak pada atasnya. Bubuk tersebut dioleskan secara merata waktu cetakan basah & apabila ada kelebihan serbuk maka perlu pada hilangkan dengan sangat hati-hati. Yang terpenting pada proses tabur bubuk ini adalah memastikan bahwa bedak tersebar merata di seluruh permukaan yang akan di cetak dalam film. Salah satu cara yg sangat generik dalam hal proses pengerjaan ini adalah dengan menahan kertas film pada tepi pendeknya sehingga tepi panjangnya sejajar dengan lantai (orientasi lanskap).
Selanjutnya tuangkan serbuk di tengah kertas film berdasarkan atas ke bawah sebagai akibatnya menciptakan kira-kira 1 tumpukan tebal inci pada tengah berdasarkan atas ke bawah. Ambil film bersama-sama dengan bedak dan tekuk sedikit ke dalam sehingga menciptakan sedikit huruf U menggunakan permukaan konkaf menghadap diri sendiri. Sekarang goyangkan kertas film menurut kiri ke kanan menggunakan sangat ringan sebagai akibatnya serbuk akan menyebar perlahan dan merata ke semua bagian atas kertas film. Sebagai alternatif, engkaudapat memakai shaker otomatis yang tersedia di toko perlengkapan sablon.
Seperti namanya, bubuk yang ada di lelehkan dalam langkah ini. Hal ini dapat di kerjakan menggunakan berbagai cara. Cara paling generik adalah dengan meletakkan kertas film dengan gambar yg pada cetak dan bubuk yang pada aplikasikan ke pada Curing Oven lalu dipanaskan. Jika curing oven nir tersedia, tempatkan film di dalam indera pres panas dan dekatkan permukaan alat pres ke film tetapi jangan menyentuhnya.
Perhatikan bahwa sine qua non celah sekitar 4 sampai 7 mm antara film dan pelat atas heat press. Kamu dapat memakai dawai logam untuk mengencangkan permukaan pers sedemikian rupa sebagai akibatnya tidak sepenuhnya menutup film dan meninggalkan celah yang pada perlukan. Untuk hasil terbaik, sangat disarankan buat mengikuti spesifikasi orisinil pabrik buat peleburan serbuk. Tergantung dalam bubuk & peralatannya, pemanasan umumnya pada kerjakan selama 2 hingga 5 mnt menggunakan suhu lebih kurang 160 hingga panas 170 derajat celcius.
Langkah ini melibatkan pra-tekanan kain sebelum adanya transfer gambar sang film. Kain disimpan pada heat press & diberi tekanan di bawah panas selama sekitar 2 hingga lima detik. Hal ini pada kerjakan buat meratakan kain & juga memastikan hilangnya kelembapan kain. Pra-tekanan berfungsi untuk membantu pada transfer gambar yg sempurna dari film ke kain.
Ini adalah inti berdasarkan proses pencetakan DTF. Film PET menggunakan gambar & bubuk yang pada lelehkan ditempatkan pada kain pra-tekan pada tekan panas buat adhesi yg kuat antara film dan kain. Proses pengerjaan ini jua pada sebut ‘curing’. Pada proses curing ini pada kerjakan pada rentang suhu 160 hingga 170 derajat Celcius selama lebih kurang 15 sampai 20 dtk. Pada proses pengerjaan ini kertas film akan melekat erat pada kain.
Hal penting sehabis proses transfer gambar merupakan bahwa kain dan film yang kiniterpasang pada atasnya berada dalam keadaan dingin ke suhu kamar sebelum ditarik kertas filmnya. Karena lelehan panas memiliki sifat yg mirip dengan amida, ketika mendingin, beliau bertindak sebagai pengikat yg menahan pigmen berwarna dalam tinta dalam daya rekat kuat dengan serat kain. Setelah film didinginkan, pisahkan dari kain dan dia akan meninggalkan desain yg diinginkan.
Langkah ini merupakan langkah opsional, tetapi sangat disarankan buat hasil terbaik & parameter kinerja tinggi seperti tahan luntur ketika dicuci dan digosok. Pada langkah ini, kain akhir dengan desain yg ditransfer relatif ditekan dalam heat press selama lebih kurang 10 hingga 15 dtk.
Kelebihan & Kekurangan Sablon DTF

About the author: Rifani

Related Posts

Leave a Reply